Language/German/Grammar/Present-Tense/id
Հայերէն
Български език
官话
官話
Hrvatski jezik
Český jazyk
Nederlands
English
Suomen kieli
Français
עברית
हिन्दी
Magyar
Bahasa Indonesia
فارسی
Italiano
日本語
Қазақ тілі
한국어
Lietuvių kalba
Νέα Ελληνικά
Şimali Azərbaycanlılar
Język polski
Português
Limba Română
Русский язык
Српски
Español
العربية القياسية
Svenska
Wikang Tagalog
தமிழ்
ภาษาไทย
Türkçe
Українська мова
Urdu
Tiếng ViệtTingkat 1
Pada tingkat 1, kamu akan mempelajari konjugasi kata kerja tak beraturan dalam bentuk kalimat sebab-akibat.
Konjugasi kata kerja reguler
Kata kerja reguler diakhiri dengan akhiran "-en" pada bentuk dasar. Akhiran ini dihilangkan pada beberapa bentuk seperti "du" dan "er/sie/es". Berikut adalah aturan konjugasi kata kerja reguler dalam present tense:
| Jerman | Pengucapan | Bahasa Indonesia |
|---|---|---|
| Ich spiele | [ɪç ˈʃpiːlə] | Saya bermain |
| Du spielst | [duː ˈʃpiːlst] | Kamu bermain |
| Er/sie/es spielt | [eːɐ̯ ziː ʃpiːlt] | Dia bermain |
| Wir spielen | [vɪr ˈʃpiːlən] | Kami bermain |
| Ihr spielt | [iːɐ̯ ˈʃpiːlt] | Kalian bermain |
| Sie spielen | [ziː ˈʃpiːlən] | Mereka bermain |
Konjugasi kata kerja tak beraturan
Kata kerja tak beraturan tidak mengikuti aturan konjugasi kata kerja reguler. Berikut adalah beberapa kata kerja tak beraturan dalam present tense:
| Jerman | Pengucapan | Bahasa Indonesia |
|---|---|---|
| Ich gehe | [ɪç ˈɡeːə] | Saya pergi |
| Du gehst | [duː ˈɡeːst] | Kamu pergi |
| Er/sie/es geht | [eːɐ̯ ziː ɡeːt] | Dia pergi |
| Wir gehen | [vɪr ˈɡeːən] | Kami pergi |
| Ihr geht | [iːɐ̯ ˈɡeːt] | Kalian pergi |
| Sie gehen | [ziː ˈɡeːən] | Mereka pergi |
Tingkat 2
Pada tingkat 2, kamu akan mempelajari penggunaan kalimat sebab-akibat dalam kehidupan sehari-hari.
Kalimat sebab-akibat dengan "weil"
"Weil" digunakan untuk menyatakan alasan atau sebab dari suatu peristiwa. Kalimat sebab-akibat dengan "weil" biasanya memiliki struktur sebagai berikut:
- Subjek + kata kerja + objek + "weil" + alasan
Contoh:
- Ich bin müde, weil ich gestern spät aufgestanden bin. (Saya lelah karena kemarin bangun terlambat.)
Kalimat sebab-akibat dengan "denn"
"Denn" juga digunakan untuk menyatakan alasan atau sebab dari suatu peristiwa, namun dalam kalimat sebab-akibat dengan "denn", klausa sebab (kalimat sebelum "denn") harus diletakkan di awal kalimat. Struktur kalimat sebab-akibat dengan "denn" adalah sebagai berikut:
- Klausa sebab + "denn" + subjek + kata kerja + objek
Contoh:
- Ich bin müde, denn ich bin gestern spät aufgestanden. (Saya lelah karena kemarin bangun terlambat.)
Tingkat 3
Pada tingkat 3, kamu akan mempelajari penggunaan kalimat sebab-akibat dalam konteks tertentu.
Kalimat sebab-akibat dalam keadaan darurat
Kalimat sebab-akibat juga dapat digunakan dalam keadaan darurat. Berikut adalah contoh penggunaannya:
- Rufen Sie die Polizei an, denn es gibt einen Unfall. (Hubungi polisi karena ada kecelakaan.)
Kalimat sebab-akibat dalam iklan
Kalimat sebab-akibat juga sering digunakan dalam iklan untuk menarik perhatian konsumen. Berikut adalah contoh penggunaannya:
- Kaufen Sie jetzt unser neues Produkt, denn es ist das Beste auf dem Markt. (Beli produk baru kami sekarang, karena produk ini yang terbaik di pasaran.)
Video
Eps. 1 | A2 | Menyusun Kalimat Sebab Akibat | Belajar Bahasa Jerman
